BSN Luncurkan Etalase Digital Produk UMKM Ber-SNI

Kepala BSN, Kukuh S Achmad (kanan) memberikan sertifikat SNI kepada pengusaha UMKM. (Foto : Robi/Palpos.id)

PALEMBANG, PALPOS.ID – Untuk lebih mengenalkan produk UMKM ber-SNI kepada masyarakat dan membantu memasarkan produk-produk UMKM melalui platform digital, Badan Standardisasi Nasional (BSN) meluncurkan etalase digital produk UMKM ber-standar nasional Indonesia (SNI)”.

Platform ini akan menjadi sarana pemasaran digital bagi produk UMKM ber-SNI yang akan terkoneksi dengan program pemerintah seperti Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bela Pengadaan. Hal ini dikatakan Kepala BSN, Kukuh S Achmad, pada Launching platform tersebut di Jakarta Selasa (30/11), dalam press reales Rabu (1/12).

Kukuh menjelaskan, latar belakang peluncuran platform tersebut. Jumlah UMKM di Indonesia saat ini mencapai sekitar 65 juta. Kontribusi UMKM sangat penting dalam menyokong perekonomian Indonesia dimana UMKM memberikan kontribusi 60% dari total PDB Indonesia dan menyerap 97% atau sekitar 120 juta tenaga kerja.

“Meskipun demikian, UMKM Indonesia masih menghadapi permasalahan yang kompleks. Daya saing produk UMKM masih harus ditingkatkan. Banyak produk UMKM yang masih kalah bersaing dengan produk impor baik dari sisi harga maupun kualitas,” ujar Kukuh.

Kukuh mencontohkan, UMKM terkadang kesulitan menembus pasar ekspor. Hal ini lanjut dia, disebabkan karena adanya berbagai kendala diantaranya minimnya pengetahuan tentang informasi pasar luar negeri, kualitas produk belum memenuhi standar, kapasitas produksi tidak kontinyu, biaya sertifikasi yang tidak murah, kemampuan SDM masih rendah, dan kendala lainnya.

“Oleh karenanya, BSN sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang bertanggung jawab di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian, berkontribusi meningkatkan daya saing produk UMKM melalui pembinaan penerapan dan fasilitasi sertifikasi SNI,” ucapnya.
Dengan sertifikat SNI yang diperoleh lanjut Kukuh, UMKM menjadi lebih percaya diri dalam menjalankan usahanya dan kepercayaan pelanggan meningkat yang pada akhirnya meningkatkan penjualannya. “Produk UMKM yang sudah mendapat sertifikasi SNI terbukti mampu meningkatkan keberterimaan di pasar nasional maupun global,” tambahnya.

Etalase Digital Produk UMKM ber-SNI yang diluncurkan BSN masih kata Kukuh, merupakan salah satu kontribusi BSN untuk UMKM. Platform digital ini dikembangkan sebagai etalase produk UMKM Indonesia yang telah memenuhi persyaratan SNI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (rob/ril)