Masuk Pengembangan 50 Kota Cerdas se Indonesia

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika OKI, Alexsander. Foto : Humas Diskominfo OKI

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – Kabupaten OKI dinyatakan lulus Asessment pengembangan kota cerdas (Smart City). Oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di tahun 2022.

Kadiskominfo OKI, Alexsander mengatakan. Atas capaian itu wilayah Bumi Bende Seguguk akan mendapat pendampingan. Dalam penyusunan masterplan smart city.

BACA JUGA: Pemkab OKI Setarakan 390 Jabatan Struktural ke Fungsional

“Asesment Smart City merupakan program Kemenkominfo. Yang ditujukan untuk memaksimalkan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Serta meningkatkan inovasi berbagai program pemda,” ungkapnya, Jumat (07/01).

Ditambahkannya, sebelumnya Kabupaten OKI turut ambil bagian dalam Gerakan Menuju Smart City. Dimana Program ini berupa pengukuran kesiapan (readiness) 200 kota/kabupaten se-Indonesia.

“Dari 200 peserta, telah dipilih 50 kota/kabupaten yang dinyatakan layak. Untuk menyusun masterplan kota cerdas. Salah satunya Kabupaten OKI,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemkab OKI Tingkatkan Kapasitas Bendahara Pengeluaran

Untuk Kabupaten OKI, tema yang diusung. Antara lain smart economy. Berupa dorongan Pemkab terhadap UMKM Go Digital. Melalui platform market place PAISLAIS Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten OKI.

Lalu Smart Living. Berupa layanan adminstrasi kependudukan digital Disdukcapil. ‘’Serta revolusi kesehatan ibu dan Anak (KIA). Milik Dinas Kesehatan Kabupaten OKI,” tuturnya.

Masih kata Alex, sementara dalam mewujudkan Smart Goverment. Telah banyak layanan publik digital yang diterapkan di OKI.

BACA JUGA: Sukses Tekan Angka Stunting, Pemkab OKI Diganjar Penghargaan

Antara lain, perencanaan wilayah berbasis GIS, sistem informasi kepegawaian. Kemudian, layanan perpajakan daerah, layanan perizinan. Serta tatakelola komunikasi publik di Diskominfo OKI.

Lebih jauh, Smart City tidak melulu tentang teknologi. Tapi itu mengenai pola kerja dan mindset. Teknologi yang membantu melaksanakan apa yang ingin mereka lakukan untuk perubahan.

BACA JUGA: Pemkab OKI Pastikan Pilkades Serentak Patuhi Prokes

Kota dan kabupaten di Indonesia berbeda-beda. Dan tiap kotanya juga memiliki fokus berbeda-beda. ‘’Layanan seperti apa ingin ditingkatkan. Dan juga apa yang dibutuhkan masyarakat,” tutupnya. (*)

Editor: Bambang Samudera