PLN Siap Salurkan Energi Hijau di Sumsel

Kinerja PLN berhasil kantongi sertifikat laik operasi. Foto Istimewa/humas PLN

PALEMBANG, PALPOS.ID – Plant Rate Capacity (PRC) Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) Rantau Dadap sukses lakukan pengujian.

Selama 72 jam tanpa henti pada 25 Desember 2021 oleh PT PLN (Persero). Melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan (UIP SBS). Bersama dengan PT. SUPREME ENERGY selaku pihak pelaksana pembangunan.

Pengujian dilaksanakan oleh seluruh tim dari PLN bersama dengan PT Supreme Energy dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap tahapan proses pengujian.

General Manager PLN UIP Sumbagsel, Dendi Kusumawardana meyakini kehandalan pasokan listrik di Pulau Sumatera akan semakin terjamin dengan beroperasinya PLTP ini.

“Sertifikat laik operasi unit 2 telah kita kantongi pada 17 Desember 2021 dan dilanjutkan untuk unit 1 pada 20 Desember 2021. Suksesnya pengujian kali ini semakin memantapkan kesiapan PLTP untuk segera beroperasi penuh dalam meningkatkan kehandalan pasokan listrik di Sumatera Selatan,” ujar Dendi.

Ia mengatakan, kolaborasi dengan PT. Supreme Energy, PLN kembali wujudkan komitmen dalam mendukung tercapainya percepatan bauran penggunaan energi baru terbarukan (EBT). Sebagai penghasil sumber energi listrik.

PLTP Rantau Dadap sejatinya akan mengevakuasi daya sebesar 91,18 MW untuk dialirkan menuju sistem Tol Listrik 275 kV Pulau Sumatera dalam Gardu Induk (GI) 150/275 kV Lumut Balai.

Melalui SUTT 150 kV Rantau Dadap – Lumut Balai yang telah beroperasi pada Juni 2021 lalu. Tol Listrik 275 kV di Pulau Sumatera merupakan backbone kelistrikan yang menghubungkan Sumatera Selatan hingga ke Sumatera Utara ke dalam satu sistem interkoneksi. Dinilai efektif dan efisien dalam menjaga kehandalan pasokan listrik.

Pengoperasian PLTP Rantau dadap sejalan dengan inisiasi program pemerintah. Indonesia harus segera mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) pada Tahun 2030 mendatang dengan bauran EBT sebesar 23% pada Tahun 2025. Ini sebagai bukti nyata implementasi transformasi PLN untuk mengurangi emisi pengoperasian pembangkit berbahan bakar fossil. Sebagai upaya menangani masalah pemanasan global.

Selama proses pembangunan hingga saat ini, PLTP Rantau Dadap telah mampu menyerap setidaknya 1200 tenaga kerja lokal profesional untuk dikaryakan. Suksesnya pembangunan dan pengoperasian PLTP Rantau Dadap tidak lepas dari dukungan seluruh lapisan masyarakat. Serta peran stakeholder dalam menyatukan visi, mengedepankan tujuan bagi kepentingan umum dan masyarakat luas. (*)

Editor: Bambang Samudera