Ribuan Pelajar SD di Mura Divaksin

Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Mahcmud. (Foto Diskominfo Mura)

MURA, PALPOS.ID – Pelajar Sekolah Dasar (SD) usia 6-11 tahun di Kabupaten Musi Rawas, sudah mulai divaksin sejak Rabu (05/1) yang lalu.

Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Mura) menargetkan, pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar SD usia 6-11 tahun ini akan selesai dilaksanakan pada bulan April 2022 mendatang.

“Vaksinasi untuk pelajar SD di Kabupaten Musi Rawas ini sudah dilaksanakan sejak 5 Januari 2022, launchingnya di SDN Muara Beliti,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mura, Irwan Evendi, melalui Sekretaris Disdik, Hartoyo.

Dikatakannya, total jumlah pelajar SD usia 6-11 tahun yang akan divaksin se Kabupaten Mura, sebanyak 43.070 siswa. Dari jumlah itu, 40.708 diantaranya pelajar SD Negeri. Selebihnya 2.362 pelajar SD swasta.

Sampai saat ini, kata Hartoyo, vaksinasi masih terus berlanjut. “Target kita, bulan April semuanya sudah divaksin,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Dra, Hj Ratna Machmud, mengharapkan adanya dukungan dari masyarakat terkait pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar SD usia 6-11 tahun ini. Dia berharap agar masyarakat jangan mudah terpengaruh informasi-informasi negatif atau hoax seputar vaksinasi terhadap anak-anak ini.

“Saya minta dukungan masyarakat agar mau vaksin anaknya,” kata Ratna.

Dikatakan Ratna, sekarang sudah mulai sekolah, sangat berbahaya apabila terpapar covid. Apalagi mudah sekali menyebar, kalau ada yang terpapar satu yang lain bisa ikut terpapar.

“Maka kekebalan tubuh dijaga dengan vaksin, saya mohon kepada masyarakat dukungannya,” kata Ratna.

Menurutnya, saat ini pelaksanaan vaksinasi dosis 1 untuk pelajar SD usia 6-11 tahun. Dan nantinya dilanjutkan dengan dosis 2.

“Alhamdulillah, anak usia 6 tahun sudah bisa divaksin. Kalau kita sudah vaksin, tingkat kesembuhannya (kalau terpapar-red) lebih gampang,” jelasnya.

Ratna juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momen ini langkah strategis membangun masyarakat sehat dan pendidikan berkualitas.

“Mari jadikan momen ini, langkah strategis membangun masyarakat sehat dan pendidikan berkualitas,” pungkasnya. (*)