DPRD Maklumi Pendapatan Pajak Hiburan Tak Capai Target

Anggota DPRD Kota Prabumulih, Feri Alwi SH. (Foto : Prabu/Palpos.id)

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Anggota Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih, Feri Alwi SH, memaklumi capaian target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Prabumulih dari sektor pajak hiburan, yang hanya terealisasi 60 persen dari target alias tidak mencapai target.

“Kita memaklumi itu karena saat ini, masih dalam suasana pandemi covid-19,” ungkap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut ketika diwawancarai wartawan, Rabu (12/1).

Menurut Feri Alwi, ditengah situasi pandmei covid-19 saat ini banyak tempat usaha yang tidak beroperasional (tutup).

“Kitakan semua tahu, ditengah pandemi banyak pembatasan-pembatasan sehingga berpengaruh terhadap pendapatan tempat hiburan dan juga pajak hiburan tentunya,” kata Feri Alwi.

Namun meski memaklumi, Sekretaris DPD PAN Prabumulih tersebut tetap mendorong supaya dinas terkait dapat memacu kinerjanya ditahun 2022 ini agar target tahun ini tercapai.

“Kedepan (tahun 2022) harus digenjit lagi, supaya target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ucapnya sembari menuturkan tak tercapainya target pajak hiburan bukan hanya terjadi di Prabumulih saja, tapi juga terjadi di kabupaten/kota lainnya.

Lebih lanjut Feri Alwi meminta kepada dinas terkait, untuk menginvetarisir objek-objek pajak hiburan yang ada.

“Harus didata ulang, mana yang masih beroperasional, mana yang sudah tutup dan mana yang baru buka. Setelah itu baru laksanakan penagihan sesuai aturan,” pungkasnya.

Disinggung apakah tempat hiburan air seperti kolam berenang yang belakangan viral di kota Prabumulih lantaran banyaknya pertumbuhan wisata air di Prabumulih bisa dipungut pajak hiburan? Feri mengaku pihaknya perlu mempelajari terlebih dahulu.

“Juga aturannya seperti apa, apakah sudah ada di aturan atau belum namun kalau karouke, bioskop dan lainnya sudah ada aturannya,” tukasnya. (*)