Tinjau Jalan Desa, Komisi 3 Temukan Enam Titik Kerusakan

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Adanya keluhan masyarakat Desa Talang Batu, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), terkait kerusakan jalan desa yang disebabkan oleh kendaraan proyek pembangunan Jalan Tol Indralaya-Prabumulih, mendapat perhatian serius DPRD Kota Prabumulih.

Guna melihat langsung kondisi jalan yang rusak tersebut, Komisi 3 bidang pembangunan dipimpin langsung Ketua Komisi 3, Purwaka didampingi anggota Hartono Hamid, Reza dan Zainudin, langsung terjun (tinjau) ke lapangan, Rabu (12/1).

Dari hasil peninjauan di lapangan, wakil rakyat tersebut menemukan beberapa titik kerusakan yang cukup parah disepanjang jalan menuju Desa Talang Batu yang dinilai dapat membahayakan pengguna jalan.

“Dari hasil pengecekan, sudah ada perbaikan penimbunan krokos maupun pelebaran dan penyekrapan itu sudah ada. Namun, kami lewat tadi masih ditemukan beberapa titik (kerusakan) yang perlu penyempurnaan (perbaikan),” ungkap Purwaka, Ketua Komisi 3 DPRD Prabumulih.

Hasil temuan dilapangan itu kata Purwaka, akan disampaikan kepada kontraktor pelaksana proyek pembangunan jalan tol. Pihaknya akan meminta kepada pelaksana proyek, agar melakukan perbaikan berkelanjutan selama masa pengerjaan proyek jalan tol sesuai dengan kesepakatan antara kontraktor pelaksana dan masyarakat yang di mediasi DPRD Prabumulih belum lama ini.

“Akan kita sampaikan, agar titik-titik yang masih riskan itu supaya diperbaiki secara kontinyu sambil menunggu nanti sesuai kesepakatan awal, bahwa jika sudah selesai pembangunan akan dibagusi secara keseluruhan,” ujarnya.

Dijelaskan politisi PDI Perjuangan tersebut, berdasarkan kesepakatan antara kontraktor pelaksana proyek pembangunan tol dengan masyarakat, kontraktor berjanji akan melakukan perbaikan sepanjang pengerjaan jalan tol.

“Pada poin satu, apabila sudah selesai nanti adalah akan diperbaiki seperti semula bahkan lebih bagus. Dipoin ke tiganya adalah,selama perjalanan pengerjaan akan diadakan perawatan nah poin ke tiga inilah kita tekankan,” cetusnya.

Ditanya mengenai janji kontraktor pelaksana pembanguna jalan tol, membangun jalur khusus bagi pengendara motor, Purwaka menuturkan hal itupula yang hendak ditanyakannya kepada pihak pelaksana.

“Ini akan kita tanyakan, apabila ini (jalan) sudah dilebarkan otomatis kalau bagus walaupun mobil besar lewat, motor juga bisa lewat kemarin tu baru mabil bae motor tak bisa lewat sekarang sudah bisa,” tuturnya.

Sementara, Camat Kecamatan RKT, Satria Karsa mengapresiasi anggota DPRD Prabumulih yang turun ke lapangan meninjau langsung kondisi jalan menuju Desa Talang Batu. “Kita berharap, dengan turunnya anggota dewan ini perbaikan jalan oleh kontraktor pelaksana dapat lebih dipercepat,” harapnya.

Sedangkan Kades Talang Batu, Sahril Kenedi menuturkan, pasca pertemuan dengan HKI dan HK selaku kontraktor pelaksana proyek pembangunan jalan tol, sudah ada perbaikan jalan yang rusak.

“Namun masih ada beberapa yang perlu diperbaiki lagi, kerusakannya lebih kurang ada enam titik,” tuturnya seraya mengatakan jalan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan keluar masuk desa yang dipimpinnya tersebut. “Ada jalan alternative tapi musim hujan sekarang ini, terendam banjir,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR melaksanakan proyek pembangunan jalan tol Indralaya-Prabumulih. Salah satu desa yang terkena proyek tersebut yakni Desa Talang Batu Kecamatan RKT. Sejak dilakukan pembangunan jalan tol, ruas jalan desa tersebut mengalami kerusakan akibat kendaraan proyek yang melintas. (*)