Curi 40 Tandan Sawit, Petani Dibekuk Polisi

MUARAENIM, PALPOS.ID – Jepri alias Repi (28), warga Desa Mulia Abadi, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, harus meringkuk dalam dibalik sel tahanan Mapolsek Gelumbang.

Soalnya, pria yang berprofesi petani tersebut telah melakukan pencurian buah kelapa sawit milik Amri (68), warga Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, yang membuka lahan kebun sawit di Desa Mulia Abadi.

Repi Sendi berhasil diringkus Tim Puma Polsek Gelumbang, Rabu (12/01) sekitar pukul 03.00 WIB. Kini pelaku berikut barang bukti 40 tandan buah segar (TBS) sawit, satu buah alat panen sawit dan satu unit perahu telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Muara Enim, AKBP Aris Rusdiyanto SIK MSi melalui Kapolsek Gelumbang, AKP Moris Widhi Harto SIK, Kamis (13/01) mengatakan, bahwa penangkapan pelaku tersebut berdasarkan laporan korban. “Dimana korban merasa curiga sejak satu bulan terakhir setiap kali panen yang dilakukan selama dua minggu merosot hingga 2 ton,” ujar Moris.

Untuk membuktikan prasangka itu, kata dia, Kamis (06/01) malam korban melakukan pengintaian terhadap pelaku pencurian buah kelapa sawit di kebun miiknya.

Benar saja, saat dilakukan pengintaian pelaku datang ke kebun korban. Ternyata pelakunya dikenal oleh korban bernama Jepri alias Repi sedang mencuri buah kelapa sawit di kebun miliknya dengan menggunakan sebuah perahu dan sebuah agrek alat pemanen buah sawit.

Tak berhenti sampai disitu, Minggu (09/01) malam pelaku kembali mencuri buah kelapa sawit dan terakhir pelaku kembali mencuri lagi pada Rabu (12/01) pukul 03.00 WIB.

“Pelaku ini telah 3 kali melakukan aksi pencurian sawit. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian hilangnya buah kelapa sawit sebanyak 6,9 ton atau seharga Rp21.390.000,” katanya.

Setelah menerima laporan, kemudian dilakukan penyelidikkan terkait keberadaan pelaku yang diketahui bahwa sedang berada di kediamannya di Desa Mulia Abadi.

Lalu Tim Puma yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Syawaluddin SH langsung melakukan penangkapan. “Pelaku diamankan di kediamannya tanpa perlawanan, lalu pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Gelumbang. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 362 KUHP jo 64 KUHP,” terangnya. (*)