Izin Konsensi Hutan Bukit Sulap Dikabarkan Dicabut, Ini Penjelasan GM PT Linggau Bisa

Kawasan Hutan Bukit Sulap. (Foto : Yati/palpos.id)

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Izin konsensi Kawasan Hutan Bukit Sulap yang dikelola PT Linggau Bisa dikabarkan dicabut Kementrian Lingkangan Hidup dan Kehutanan.
Pencabutan izin konsesi itu berdasakan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No:SK.01/MENLHK/SEKJEN/KUM.1/1/2022 tentang pencabutan izin konsesi kawasan hutan. Dimana kawasan hutan yang dikelola PT Linggau Bisa di Bukit Sulap dengan SK No.2/IUPSWA/PMDN/2018, dengan luas 42,38 hektar.

General Manager (GM) PT Linggau Bisa Hansien, ketika dikonfirmasi Palembang Pos, dengan tegas membantah kabar tersebut. “Bukan dicabut tetapi di evaluasi,” tegasnya, Kamis (13/1).

Diakuinya ada beberapa perusahaan di Sumsel izin konsensinya dicabut. Namun izin konsensi PT Linggau bisa masuk ke kelompok tataran evakuasi.

Hal itu dijelaskan Hansien, karena sejak pandemi Covid -19 tidak ada kegiatan. “Terakhir kegiatan mountain bike kita gelar 2019,” ujarnya.

Setelah itu, tahun 2020 mulai pandemi Covid-19 sehingga Kawasan Bukit Sulap ditutup bagi pengunjung. Kendati demikian, pemeliharaan seperti pembersihan jalan setapak tetap dilakukan.

“Besok orangnya (tim evakuasi) kesini untuk melihat langsung,” katanya.

Yang namanya evakuasi, menurut Hansien, sama seperti anak sekolah.Tujuannya untuk melihat dan mengetahui mana yang harus diperbaiki. “Jadi izinnya tetap jalan”, pungkasnya. (*)