Antisipasi Kendaraan Masuk Rawa, Jalan Menuju Desa Burai Dipasang Tanda

Jalan menuju Desa Burai Yang Terendam Air ((banjir). (Foto : Isro/Palpos.id)

INDRALAYA, PALPOS.ID  – Curah hujan yang begitu tinggi belakangan ini membuat jalan menuju Desa Burai, kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, mengalami banjir. Ketinggian debit air bahkan mencapai lutut orang dewasa. Akibatnya, mobilitas kendaraan menjadi terhambat.

Berkaca dari kejadian nyemplungnya mobil Avanza  BG 1128 AP yang dikemudikan Aga Wahyu Revotama (23)  dan ditumpangi A Padli (29) dan Eliza (23), pada Minggu (09/01) lalu saat penutupan OI Expo, ternyata membuat warga di sekitar lokasi kejadian mengambil inisiatif yakni memasang tanda sederhana di jalan tersebut.

Pantauan Palpos.id, tanda sederhana yang dimaksud adalah berbahankan bambu yang dicat warna putih sebagai petunjuk tanda bahu jalan. Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Kepala Dinas PUPR OI, Ruslan, saat dikonfirmasi terkait hal itu mengaku, pemasangan patok itu berdasarkan arahan Bupati, sebagai upaya antisipasi agar kendaraan tetap pada jalurnya. “Kondisi ini ditakutkan membuat pengemudi menjadi gamam,” terang Ruslan.

Bahkan kondisi ini sudah ditinjau oleh Bupati OI, Panca Wijaya Akbar langsung. Didampingi Ruslan dan Kepala Desa Burai Erik Asrillah, Panca bahkan berjanji akan membangun medan jalan tersebut.

Pendanaanya sendiri akan diusulkan dari dana bantuan gubernur (Bangub). “Insya Allah kami akan usulkan dana bangub untuk perbaikan ruas jalan Tanjung Senai ke Burai,” kata Panca.

Pembangunan itu cukup beralasan mengingat Desa Burai merupakan Destinasi Wisata peraih penghargaan pada Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020 dan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021. “Mudah-mudahan perbaikan jalan terealisasi, demi mendukung pariwisata kita,” ucap Panca. (*)