Bobol Rumah, Resedivis Kambuhan Tersungkur Ditembak Polisi

Dua pelaku bobol rumah dibekuk Tim Alap alap Polsek Semendo. (Foto : Ozi/Palpos.id)

MUARAENIM, PALPOS.ID – Dua pelaku pembobol rumah yakni Hadison (38) dan satu resedivis bernama Zalpian Haryoga (21), keduanya warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, berhasil diringkus setelah membobol rumah tetangganya Helmi Ibrahim (20), Kamis (13/01) sekitar pukul 23.30 WIB.

Terungkapnya kasus tersebut berawal saat korban baru pulang dari Lampung dan mendapati lantai rumahnya sudah kotor serta berantakan. Melihat kondisi rumahnya itu, korban kaget dan langsung mengecek barang – barang yang berada di dalam rumahnya dan ternyata satu unit kamera Nikon dan satu unit laptop Accer yang disimpan di lemari sudah tidak ada lagi.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp15 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semendo. Mendapatkan laporan, Tim Alap- alap Polsek Semendo langsung melakukan penyelidikan terhadap keberadaan para pelaku. Diketahui bahwa pelaku yang bernama Hadison sedang berada di tempat kerjanya.

Kemudian Kapolsek Semendo, AKP M Heri Irawan SE memerintahkan
Kanit Reskrim, Aipda Ardiansyah Yunisca bersama Tim Alap – alap untuk melakukan penangkapan. Setelah Pelaku berhasil ditangkap dan mengakui perbuatannya langsung dilakukan pengembangan dan ternyata pelaku beraksi bersama temannya yang bernama Zalpian Hari Yoga.

Mendengar pengakuan tersebut,  Tim Alap- alap langsung melakukan pengembangan dan akhirnya diketahui keberadaan pelaku sedang berada di Talang Lampung Desa Babatan, Kecamatan Semendo Darat Laut. Namun ketika akan ditangkap ternyata pelaku masih nekat berupaya melarikan diri.

Tidak mau buruannya lepas, Tim Alap -alap langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mengambil tindakan tegas dan terukur. Selanjutnya kedua pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Semendo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Muara Enim, AKBP Aris Rusdiyanto melalui Kapolsek Semendo, AKP M Heri Irawan SE, mengatakan bahwa kedua tersangka sudah diamankan bersama barang bukti satu unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter MX warna hitam, satu buah garu, satu unit kamera Nikon berikut lensa, satu pucuk air softgun warna hitam berikut 6 butir amunisi, dua buah jam tangan merk AC, satu bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang sekitar 40 cm.

Kemudian uang Rp127 ribu, satu buah kalung, tiga buah gelang warna kuning dua buah cincin, empat buah asesoris dan dua buah kotak perhiasan. “Atas perbuatannya kedua tersangka akan dikenakan pasal 363 KUHP,” jelasnya, Jumat (14/01).

Sementara itu, pengakuan kedua pelaku, bahwa mereka berdua nekat melakukan aksi pembobolan lantaran rumah korban sedang dalam keadaan kosong. “Kami tahu bahwa dia (korban, red) sedang di luar kota dan nekar membobol rumahnya. Setelah berhasil masuk, kami langsung mencari barang berharga yang bisa diambil,” katanya. (*)