Dukung Program GSMP, BSB Prabumulih Gelontorkan CSR Mandiri Pangan

Pimca BSB Prabumulih Tian K Yamin menyerahkan bantuan CSR Mandiri Pangan secara simbolis kepada Lurah Kelurahan Wonosari, Dwi Indah, Jumat (14/1). (Foto : Prabu/Palpos.id)

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Dalam rangka ikut mensukseskan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) Gubernur Sumatera Selatan, Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih memberikan bantuan berupa bibit ikan, ayam dan bibit (benih) sayur-sayuran kepada 20 orang warga Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Bantuan CSR Mandiri Pangan tersebut, diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang BSB Prabumulih, Tian Kadaumpu Yamin kepada Lurah Kelurahan Wonosari, Dwi Indah Widianingrum ST, di kantor Lurah Wonosari, Jumat (14/01).

Pimca BSB Prabumulih, Tian Kadaumpu Yamin melalui Penyedia Umum dan Akutansi Joko Tri Sutrisno mengatakan, selain memberikan bibit ikan, ayam dan sayur-sayuran pihaknya juga memberikan bantuan sarana produksi lainnya seperti pakan ikan, kandang ayam, pupuk serta drum.

“Bantuan ini sebagai bentuk kontribusi kita, untuk mensukseskan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan,” ungkap Joko Tri Sutrisno ketika diwawancarai wartawan, Jumat (14/01).

Joko berharap, dengan adanya bantuan tersebut masyarakat penerima bantuan dapat memanfaatkan dengan baik dan berkembang sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. “Harapan kita bantuan ini dapat berkembang, jadi tidak hanya sebatas sekali panen saja tapi terus berkembang,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, mulanya BSB hendak memberikan bantuan kepada 10 orang warga tidak mampu. Akan tetapi, Walikota Prabumulih meminta agar jumlahnya ditambah.

“Semestinya sudah lama diberikan, namun karena ada penambahan sehingga baru sekarang terlaksana sebab penerima harus melalui survey apakah layak atau tidak,” kata Joko.

Sementara, Lurah Kelurahan Wonosari, Dwi Indah Widianingrum menuturkan pihaknya akan ikut mengawasi warga penerima bantuan tersebut supaya dapat berkembang.

“Kami bersama PPL Perikanan dan pertanian dan peternakan akan ikut mengawasi, karena harapan kita bantuan ini dapat berkembang sehingga ekonomi masyarakat terutama penerima bantuan dapat meningkat,” ucapnya.

Lebih lanjut Dwi menuturkan, 20 orang penerima bantuan tersebut sebelumnya telah disurvey. “Mereka sudah kita survey dengan melibatkan RT dan RW,” pungkasnya. (*)