Motif Duel Maut di Lorong Karet Karena Utang Piutang

Duel maut di Jalan Ahmad Yani, Lorong Karet, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, (Foto : Mizon/Palpos.id)

PALEMBANG, PALPOS.ID – Duel maut di Jalan Ahmad Yani, Lorong Karet, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, antara tersangka M Ridho Yoda Dayona (28) dan korban M Husni (36) pada Jumat 3 Desember 2021 lalu, sekitar pukul 09.30 WIB, akhirnya menemui titik terang.

Motif dibalik duel yang merenggut nyawa M Husni tersebut, karena pasal utang. Saat itu, tersangka bertemu korban dan menanyakan uang Rp500 ribu yang dipinjam korban.
Kemudian terjadi cekcok mulut hingga terjadi duel, hingga menyebabkan Husni meregang nyawa akibat mengalami luka bacok. Ini terungkap dalam gelar perkara yang dilakukan Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, Jumat (14/01).

Dalam rekontruksi 23 adegan itu, diperagakan langsung oleh tersangka M Ridho Yoda Dayona, dan dihadiri oleh sejumlah saksi.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, rekontruksi dilakukan guna mengetahui secara jelas kronologis serta untuk melengkapi berkas perkara pembunuhan tersebut.

“Rekonstruksi ini untuk melihat kepastian pelaku saat menghabisi nyawa korban dengan cara membacoknya. Untuk motifnya karena utang piutang,” ujar Tri.

Menurut Tri, rekontruksi sengaja digelar di halaman Mapolrestabes Palembang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ada 23 adegan dalam gelar perkara kasus pembunuhan ini. Tersangka kita kenakan Pasal 338 KUHP Subsider Pasal 351 KUHP dengan ancaman di atas 8 tahun penjara,” pungkas Tri.
Sementara, tersangka M Ridho Yoda Dayona, ditanyai usai rekontruksi, hanya tertunduk sambil digiring anggota menuju sel tahanan. (*)