Oknum Pengajar Ponpes di OKI Segera Disidang

Kajari OKI, Abdi Reza Pachlewi Junus SH MH. (Foto : Diansyah/Palpos.id)

KAYUAGUNG, PALPOS.ID – RP (19), oknum pengajar di salah satu pondok pesantren wilayah Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang terjerat kasus pencabulan terhadap 12 santri laki-lakinya, akan segera di sidang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Kabupaten OKI, Abdi Reza Pachlewi Junus SH MH didampingi Kasi Pidum Husni Mubarok SH mengatakan, berkas perkara kasus ini telah dilimpahkan oleh penyidik PPA Polres OKI ke Kejari OKI.

“Berkas perkaranya sudah dilimpahkan oleh penyidik PPA Polres OKI ke kita. Dan dalam waktu dekat ini, tersangka akan segera menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Kayuagung,” ungkapnya, Jum’at (14/01).

Ditambahkan orang nomor satu di Kejari OKI ini, pihak mereka pasti akan melihat pengakuan dari korban. Hal ini karena berhubungan di lingkungan pendidikan yang mana korbannya adalah anak-anak.

“Inikan menyangkut lingkungan pendidikan dan korbannya ialah anak-anak. Oleh karena itu, nanti pihak kita akan melihat pengakuan yang akan diungkapkan oleh para korban,” ujarnya.

Diketahui, penangkapan terhadap RP (19) oleh Satreskrim Polres OKI berdasarkan laporan dari orang tua korban pada, Rabu (17/11/2021) sekitar pukul 12.00 WIB. Dimana RP dijemput di Ponpes tempatnya mengajar.

“Modus pelaku dalam melakukan aksinya ialah dengan cara memanggil korban dan seolah-olah santrinya telah melakukan kesalahan karena tidak mengenakan sarung, sehingga harus menerima hukuman,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, setelah itu, para korban disuruh untuk mebuka baju dan celana mereka hingga terjadi pencabulan. Kemudian, pelaku membuat video lalu mengancam korban, jika tidak mau video akan dikirim ke pimpinan Ponpes. (*)